Ad set adalah kelompok iklan dalam satu kampanye Meta Ads yang berbagi pengaturan yang sama: audiens, penempatan, jadwal, dan anggaran. Di Pengelola Iklan Meta berbahasa Indonesia, ad set disebut set iklan.
Disebut juga: set iklan, adset
Iklan di Meta Ads, yaitu iklan Facebook dan Instagram, disusun dalam tiga tingkat:
Satu kampanye bisa berisi beberapa ad set. Satu ad set bisa berisi beberapa iklan.
Google Ads memakai struktur yang mirip, dengan grup iklan (ad group) sebagai tingkat tengahnya. Detail pengaturannya berbeda.
Ad set memisahkan pengujian. Contohnya, satu ad set untuk audiens baru dan satu ad set untuk audiens retargeting. Dengan begitu, kamu bisa membandingkan CPL dan ROAS setiap audiens, lalu memindahkan anggaran ke ad set yang hasilnya lebih baik.
Contoh laporan kampanye Agustus di halaman utama sanji.space menutup analisisnya dengan saran: budget dipindah ke ad set retargeting, karena minggu ke-4 mencetak ROAS tertinggi. Ayame menulis saran itu sebagai draf kesimpulan, lalu tim yang memutuskan.
Ad set adalah tingkat tengah dalam struktur iklan Meta, di antara kampanye dan iklan. Di tingkat ini kamu mengatur audiens, penempatan, jadwal, dan anggaran. Semua iklan di dalam satu ad set memakai pengaturan yang sama. Di Pengelola Iklan Meta berbahasa Indonesia, namanya set iklan.
Campaign menentukan tujuan iklan, misalnya penjualan atau leads. Ad set menentukan siapa yang melihat iklan, di mana, kapan, dan dengan anggaran berapa. Ad adalah materi yang dilihat orang, yaitu gambar atau video, teks, dan tautan. Ketiganya tersusun bertingkat dari atas ke bawah.
Di level ad set, kamu mengatur audiens, misalnya lokasi, usia, dan minat. Kamu juga memilih penempatan seperti Feed, Stories, atau Reels, jadwal tayang, dan strategi penawaran. Jika anggaran diatur per ad set, besar anggarannya juga ditentukan di sini.
Diperbarui 25 September 2026