PO (purchase order) adalah dokumen resmi dari pembeli kepada penjual atau supplier yang berisi barang atau jasa yang dipesan, jumlah, harga, dan syarat pengiriman. Setelah penjual menerimanya, PO menjadi dasar kesepakatan pembelian.
Disebut juga: purchase order, pesanan pembelian, surat pesanan, PO supplier
Wikipedia menjelaskan purchase order sebagai dokumen komersial dari pembeli kepada penjual. Isinya jenis, jumlah, dan harga barang atau jasa yang disepakati. Menerbitkan PO saja belum membentuk kontrak. Jika belum ada kontrak sebelumnya, kontrak terbentuk saat penjual menerima PO itu.
PO berbeda dengan invoice. PO dibuat pembeli sebelum barang dikirim. Invoice dibuat penjual untuk menagih pembayaran.
Di belanja online Indonesia, PO sering berarti pre-order, yaitu memesan barang sebelum barang tersedia. Singkatan PO juga dipakai untuk perusahaan otobus. Di situs sanji.space, PO berarti purchase order.
Contoh chat WhatsApp di halaman utama sanji.space menunjukkan alurnya. Sinta menyetujui restock untuk Cabang Depok, lalu meminta PO dikirim ke supplier. Ayame mengirim PO #0921 ke supplier dan menyimpan salinannya di folder Drive Operasional. Mengirim dokumen ke pihak luar seperti ini termasuk aksi yang menunggu approval.
Purchase order atau PO adalah dokumen resmi dari pembeli kepada supplier. Isinya barang atau jasa yang dipesan, jumlah, harga, tanggal kirim, dan syarat pembayaran. PO membantu perusahaan mengendalikan pembelian, karena setiap pesanan tercatat dan punya nomor sendiri.
PO dibuat pembeli untuk memesan barang, biasanya sebelum barang dikirim. Invoice dibuat penjual untuk menagih pembayaran setelah barang atau jasa diberikan. Saat memeriksa tagihan, perusahaan biasanya mencocokkan invoice dengan PO dan bukti penerimaan barang.
Purchase order adalah dokumen pesanan resmi dari pembeli ke supplier dalam transaksi bisnis. Pre-order adalah cara belanja, yaitu memesan dan sering membayar lebih dulu untuk barang yang stoknya belum ada. Keduanya disingkat PO, jadi lihat konteks kalimatnya.
Purchase order biasanya berisi nomor PO, tanggal, data pembeli dan supplier, daftar barang atau jasa, jumlah, harga satuan, dan total harga. PO juga mencantumkan tanggal dan alamat pengiriman serta syarat pembayaran. Nomor PO dipakai untuk mencocokkan pengiriman dan invoice.
Diperbarui 25 September 2026