Glosarium · Bisnis dan pemasaran

KPI (key performance indicator)

KPI (key performance indicator) adalah ukuran utama untuk menilai apakah sebuah tim, proyek, atau kampanye mencapai targetnya. Padanan Indonesianya adalah indikator kinerja utama (IKU). Contoh KPI adalah jumlah leads, ROAS, dan churn rate.

Disebut juga: key performance indicator, indikator kinerja utama, IKU, indikator kinerja

Tim pemasaran bisa melihat puluhan angka setiap hari: tayangan, klik, CTR, pengikut, leads, dan penjualan. Tidak semua angka itu sama penting. KPI adalah beberapa angka yang paling dekat dengan tujuan tim. Wikipedia bahasa Indonesia menjelaskan KPI sebagai metrik finansial atau nonfinansial untuk mengukur kemajuan terhadap sasaran organisasi.

Satu KPI yang baik punya empat bagian: angka yang diukur, target, periode, dan orang yang bertanggung jawab. Tanpa target dan periode, sebuah angka hanya metrik biasa.

KPI dipakai di semua tingkat. Perusahaan punya KPI tahunan, tim punya KPI bulanan atau kuartalan, dan karyawan bisa punya KPI pribadi. KPI di tingkat tim sebaiknya mendukung KPI perusahaan.

Cara membuat KPI

  1. Mulai dari tujuan bisnis, misalnya menambah pelanggan baru dari iklan.
  2. Pilih angka yang paling dekat dengan tujuan itu, misalnya jumlah leads atau jumlah pelanggan baru.
  3. Pasang target dan periode, misalnya 1.000 leads per bulan.
  4. Tentukan sumber data dan cara menghitung, misalnya dari laporan Meta dan Sheets penjualan.
  5. Tunjuk PIC yang memantau angka itu.
  6. Tinjau KPI setiap bulan atau setiap kuartal. Ganti KPI yang tidak lagi mendukung tujuan.

Batasi jumlah KPI, misalnya tiga sampai lima per tim. Jika semua angka menjadi KPI, tim sulit tahu mana yang paling penting.

Contoh KPI

Angka berikut adalah contoh. Sebuah agensi di Jakarta memegang iklan untuk klien properti. Tim menetapkan tiga KPI bulanan.

KPITargetHasil SeptemberStatus
Jumlah leads1.00085085% dari target
CPLMaksimal Rp20.000Rp18.000Tercapai
Leads yang disurvei ke lokasi503468% dari target

Biaya iklan bulan itu Rp15.300.000. CPL-nya Rp15.300.000 ÷ 850 = Rp18.000. CPL tercapai, tetapi jumlah leads dan survei lokasi masih di bawah target. Tim bisa menambah budget selama CPL tetap di bawah Rp20.000, lalu memperbaiki cara tindak lanjut leads.

Contoh KPI lain per fungsi:

Cara memantau KPI

KPI hanya berguna jika tim melihatnya secara rutin dan bertindak dari angkanya.

  1. Tentukan jadwal. Angka iklan bisa dicek setiap minggu. Angka seperti churn lebih cocok dicek setiap bulan.
  2. Pakai satu sumber data untuk setiap KPI. Jangan hitung leads dari platform iklan di satu laporan dan dari CRM di laporan lain.
  3. Tampilkan target di samping hasil, supaya tim langsung melihat selisihnya.
  4. Tulis satu tindakan untuk setiap KPI yang meleset, lengkap dengan PIC dan deadline.
  5. Simpan riwayat bulanan. Tren tiga bulan lebih berguna daripada angka satu bulan.

Bedakan juga KPI utama dan metrik pendukung. KPI utama menjawab apakah tujuan tercapai. Metrik pendukung, seperti klik dan CTR, membantu menjelaskan kenapa KPI naik atau turun.

Kesalahan umum

KPI vs metrik vs OKR

AspekKPIMetrikOKR
Apa ituUkuran utama dengan targetSemua angka yang bisa diukurKerangka untuk menetapkan tujuan
JumlahSedikit, pilihanBanyakBeberapa objective per periode
Contoh1.000 leads per bulanKlik, tayangan, CTRObjective: tumbuh di Surabaya. Key result: 300 pelanggan baru

Semua KPI adalah metrik, tetapi tidak semua metrik adalah KPI. Sebuah key result di OKR bisa memakai KPI sebagai ukurannya.

KPI di sanji.space

Di sanji.space, Kaki bisa memecah brief kuartal menjadi tugas, lengkap dengan PIC dan deadline. Misalnya Sari menulis di ruang #kampanye-q4: "@kaki buat rencana untuk KPI 1.000 leads per bulan." Kaki membuat tugas per kanal iklan dan menunjuk PIC-nya.

Setiap bulan, Ayame membuat laporan KPI dari Sheets di folder Google Drive yang terhubung ke ruang. Matcha mengecek angka dan sumbernya, lalu meminta approval Sari sebelum laporan dikirim ke klien. Setiap aksi agen tercatat di log aktivitas. Jika klien bertanya asal sebuah angka, Sari bisa melacak Sheets sumbernya dan siapa yang terakhir mengubahnya.

Tanya jawab

KPI kepanjangan dari apa?

KPI adalah singkatan dari key performance indicator. Dalam bahasa Indonesia, KPI disebut indikator kinerja utama atau IKU. KPI adalah ukuran utama untuk menilai apakah tim, proyek, atau karyawan mencapai target dalam periode tertentu, misalnya satu bulan atau satu kuartal. Setiap KPI perlu target, periode, dan PIC.

Apa contoh KPI tim marketing?

Contoh KPI tim marketing adalah jumlah leads per bulan, CPL, ROAS, dan jumlah pelanggan baru dari iklan. Setiap KPI perlu target, periode, dan PIC. Contohnya: 1.000 leads per bulan dengan CPL maksimal Rp20.000. Pilih tiga sampai lima KPI yang paling dekat dengan tujuan tim.

Bagaimana cara membuat KPI?

Mulai dari tujuan bisnis. Pilih satu sampai tiga angka yang paling dekat dengan tujuan itu. Pasang target, periode, dan sumber datanya. Tulis cara menghitungnya dan tunjuk orang yang memantau. Tinjau KPI secara berkala, misalnya setiap kuartal, dan ganti angka yang tidak lagi relevan.

Apa bedanya KPI dan OKR?

KPI adalah ukuran kinerja yang dipantau terus, misalnya ROAS atau churn rate. OKR adalah kerangka untuk menetapkan tujuan dalam satu periode. OKR berisi objective yang ingin dicapai dan key results yang terukur. Sebuah key result bisa memakai KPI sebagai ukurannya.

Apa bedanya KPI dan metrik?

Metrik adalah semua angka yang bisa diukur, misalnya klik, tayangan, dan CTR. KPI adalah beberapa metrik pilihan yang paling dekat dengan tujuan, lengkap dengan target dan periode. Semua KPI adalah metrik, tetapi tidak semua metrik adalah KPI. Metrik lain membantu menjelaskan kenapa KPI naik atau turun.

Istilah terkait

Sumber rujukan (3)

Diperbarui 25 September 2026

Lihat semua istilah