Weekly sync adalah rapat rutin mingguan yang singkat untuk menyamakan kabar tim: pekerjaan yang selesai, hambatan, keputusan yang perlu diambil, dan rencana minggu berikutnya. Padanan Indonesianya adalah rapat mingguan atau rapat koordinasi mingguan.
Disebut juga: weekly meeting, rapat mingguan, sync meeting, sync-up
Kata sync berasal dari synchronize, artinya menyelaraskan. Dalam weekly sync, setiap orang atau setiap proyek memberi kabar singkat, lalu tim memutuskan hal yang perlu diputuskan bersama.
Weekly sync berbeda dengan daily stand-up. Daily stand-up adalah rapat harian yang sangat singkat. Wikipedia menyebut peserta stand-up biasanya berdiri, supaya rapat tetap pendek. Weekly sync diadakan seminggu sekali dan memberi ruang untuk membahas keputusan.
Kirim agenda sebelum rapat, dan batasi waktunya. Atlassian menyarankan tim berpikir dulu sebelum mengadakan rapat sinkronisasi. Kabar yang cukup dibaca bisa dikirim sebagai update tertulis. Waktu rapat dipakai untuk diskusi dan keputusan.
Halaman utama sanji.space memakai contoh Weekly sync marketing: rapat 32 menit di Google Meet dengan 5 orang. Fathom mencatat ringkasannya, lalu tiga action item menjadi tiga tugas yang dibuat Kaki. Tugas itu lengkap dengan PIC dan deadline. Ringkasan ruang dari Kaki, jika dinyalakan pemilik ruang, juga memuat keputusan, hambatan, dan siapa yang sedang ditunggu.
Pakai weekly sync untuk tim yang bekerja bersama pada beberapa proyek sekaligus. Jika rapat hanya berisi laporan status tanpa diskusi, ganti dengan update tertulis.
Weekly sync adalah rapat rutin setiap minggu untuk menyamakan kabar tim. Isinya pekerjaan yang selesai, hambatan, keputusan yang perlu diambil, dan rencana minggu berikutnya. Kata sync berasal dari synchronize, artinya menyelaraskan. Dalam bahasa Indonesia, sebutannya rapat mingguan.
Daily stand-up diadakan setiap hari, sangat singkat, dan fokus pada rencana hari itu. Pesertanya biasanya berdiri supaya rapat tetap pendek. Weekly sync diadakan seminggu sekali dan memberi waktu lebih untuk membahas hambatan serta mengambil keputusan bersama.
Agenda yang efektif punya empat bagian: kabar singkat pekerjaan yang selesai, hambatan, keputusan yang perlu diambil, dan action item. Kirim agenda sebelum rapat supaya peserta siap. Tutup rapat dengan membacakan ulang action item, lengkap dengan PIC dan tenggatnya.
Ganti rapat dengan update tertulis jika isinya hanya laporan status tanpa diskusi atau keputusan. Update tertulis bisa dibaca kapan saja dan tidak memotong waktu kerja. Adakan rapat jika ada hambatan yang perlu dibahas bersama atau keputusan yang butuh banyak orang.
Diperbarui 25 September 2026