Aksesibilitas web adalah upaya membuat situs web dan aplikasi bisa dipakai semua orang, termasuk penyandang disabilitas. Contohnya teks alternatif untuk gambar, kontras warna yang cukup, navigasi dengan keyboard, dan dukungan pembaca layar.
Disebut juga: aksesibilitas, web accessibility, a11y, keteraksesan
W3C Web Accessibility Initiative menjelaskan bahwa situs yang aksesibel bisa dipahami, dinavigasi, dan dipakai oleh penyandang disabilitas. Manfaatnya juga dirasakan orang lain. Contohnya orang lanjut usia, orang dengan koneksi lambat, atau orang yang membaca layar di bawah terik matahari.
Standar yang paling banyak dipakai adalah WCAG (Web Content Accessibility Guidelines) dari W3C. Salah satu versi yang dipakai luas adalah WCAG 2.2, yang terbit pada 2023. Kriterianya dibagi menjadi tiga tingkat: A, AA, dan AAA. Contoh kriteria tingkat AA: teks biasa butuh rasio kontras minimal 4,5:1 terhadap latar belakangnya.
Di Indonesia, Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas mengatur hak penyandang disabilitas, termasuk aksesibilitas. Untuk ukuran teknis di situs web, banyak tim memakai WCAG sebagai acuan.
Di demo halaman utama sanji.space, Matcha me-review kontras dan aksesibilitas landing page rilis v2 sebelum meminta approval Raka. Satu catatan kecil langsung diperbaiki. Halaman utama sanji.space sendiri menghentikan animasi demo jika perangkat pengunjung meminta gerakan dikurangi.
Cek aksesibilitas setiap kali tampilan berubah, bukan hanya sebelum rilis besar. Uji dengan keyboard saja, alat pengecek kontras, dan pembaca layar.
Aksesibilitas web adalah upaya membuat situs dan aplikasi bisa dipakai semua orang, termasuk penyandang disabilitas. Contohnya teks alternatif untuk gambar, kontras warna yang cukup, dan navigasi dengan keyboard. Manfaatnya juga dirasakan orang lanjut usia dan orang dengan koneksi lambat.
WCAG adalah singkatan dari Web Content Accessibility Guidelines, yaitu pedoman aksesibilitas konten web dari W3C. WCAG berisi kriteria yang bisa diuji, dibagi ke tingkat A, AA, dan AAA. Contohnya, di tingkat AA teks biasa butuh rasio kontras minimal 4,5:1.
Supaya semua orang bisa memakai informasi dan layanan di website itu, termasuk penyandang disabilitas. Situs yang aksesibel juga lebih mudah dipakai di HP, di koneksi lambat, dan oleh orang lanjut usia. Di Indonesia, UU Nomor 8 Tahun 2016 mengatur hak penyandang disabilitas atas aksesibilitas.
Contohnya teks alternatif pada gambar, kontras warna yang cukup, fokus keyboard yang terlihat, dan label pada setiap kolom formulir. Contoh lain adalah teks yang tetap terbaca saat diperbesar dan animasi yang berhenti jika perangkat meminta gerakan dikurangi.
Ada. UU Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas mengatur hak penyandang disabilitas, termasuk hak atas aksesibilitas. Untuk ukuran teknis di situs web, banyak tim memakai WCAG dari W3C sebagai acuan, misalnya untuk kontras warna dan navigasi keyboard.
Diperbarui 25 September 2026